Hartadinata Abadi (HRTA) menargetkan pertumbuhan 15% hingga tutup tahun

Pada 06 Des 2018 Jam 04:07 · Dibaca 39


 

Sampai kuartal III 2018, penjualan perusahaan perhiasan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengalami pertumbuhan penjualan 15% menjadi Rp 2,14 triliun. Di periode yang sama tahun lalu, penjualan perusahaan sebesar Rp 1,86 triliun.

Sekretaris Perusahaan Hartadinata Abadi Mohammad Ath Thoriq memproyeksikan, sampai akhir tahun tren penjualan emas tidak terlalu tinggi. “Kalau ekspektasi tidak jauh dari kuartal III 2018 ini, ya mudah-mudahan bisa di angka 15%,” katanya kepada Kontan.co.id pada Rabu (21/11).

Thoriq mengatakan, penjualan di kuartal III-2018 terutama terdongkrak oleh kenaikan harga emas. “Bukan karena ada kenaikan volume penjualan yang siginfikan,” katanya kepada Kontan.co.id pada Rabu (21/11).

Sejak Juli 2018 sampai September 2018 Hartadinata memang tidak memiliki momentum bagus untuk meningkatkan penjualan. Sementara di kuartal II 2018 penjualan perhiasan terdongkrak adanya momen lebaran. Sehabis lebaran, justru trennya berbalik bahwa masyarakat malah cenderung menjual emas dan perhiasannya.

Sementara kenaikan volume sendiri lebih didorong karena pertumbuhan cakupan penjualan perusahaan. “Ada beberapa grosir baru yang pembeliannya bagus dan orderannya terus-terusan,” tambah Thoriq.

Menurut laporan keuangan perusahaan, penjualan perhiasan grosir tumbuh 10,59% menjadi Rp 1,88 triliun. Sementara penjualan melalui gerai ritel tumbuh 72,53% menjadi Rp 266,28 miliar.

Adapun beberapa strategi perusahaan untuk mendongkrak penjualan sampai akhir tahun nanti ini. Misalnya dengan ikut serta di beberapa pameran perhiasan serta meluncurkan model baru.

Kata Thoriq, perusahaan kini juga sedang menyiapkan beberapa promo di waktu yang telah ditentukan. Kemudian, baru-baru ini Hartadinata juga menggandeng brand ambassador, yakni penyanyi Rossa.